Monday, July 7, 2008

10 Lantai dari atas tanah

Kali ini aku mencoba tidak menangis lagi kalau ingat kamu, sekarangpun aku berjuang untuk tersenyum mengingatmu

08.20 Tok tok tok
Sepuluh lantai dari atas tanah ketukan itu makin membuatku berdebar2, aku menunggumu dari sore tadi tapi begitu kamu datang ketenangan yang telah aku tata sejak sore tadi hancur berantakan

"Ah kamu memang orang yang selalu membuatku berdeba
r"

"Penantian selama 3 tahun sebentar lagi akan berakhir" pikirku waktu itu
Aku tidak akan lupa bagaimana kisah selanjutnya, bagaimana kita bercanda sepanjang waktu itu
atau bagaimana kamu membuatku senang dengan segala perlakuanmu

"Ah kamu memang sangat tau bagaimana membuatku bahagia"

Aku selalu ingat bagaimana kita berjalan menghabiskan waktu di hari-hari berikutnya, bagaimana aku membuatmu repot dengan segala tetek bengekku.

"Aku sangat suka seafood" begitu katamu
"Aku juga" Kataku
Tapi kamu tau tidak seafood yang paling enak yang pernah aku nikmati adalah malam itu.

"Ah... aku baru tau kenapa, itu karena aku menikmatinya denganmu"

Kita seperti sepasang kekasih yang menghabiskan sepanjang waktu dengan kebahagiaan, tanpa beban.

"Maaf aku terpaksa menangis lagi mengingatnya"

Kamu bilang padaku "Aku sayang sama kamu"
Kata2 itu mestinya membuatku bahagia tapi ternyata kata2mu itu tidak hanya berhenti sampai disitu. Dan penjelasan kamu berikutnyalah yang telah membuyarkan semua impianku selama 3 tahun ini. Aku tau kamu sayang padaku tapi dengan tegas kamu menunjukkan adanya penghuni lain di hati kamu.

Tak apa bagiku kisah kita akan menjadi sesuatu yang sangat berharga untuk aku kenang (entahlah bagimu). Keadaan, kenangan dan tentunya dirimu waktu itu, telah singgah dalam hatiku dan telah meninggalkan jejak langkah di hatiku.

"Ah.... tahukah kamu semuanya tidak akan pernah sama lagi seperti sebelumnya"

Tapi Aku katakan sekarang kalau rasa itu tetap tinggal menunggumu sampai batas waktu yang akupun tak tau.

(GC, 040708) nay maafin aku

Wednesday, April 2, 2008

Pernahkah ???!!!

Pernah kah kau bermimpi.... ????!!!!!
ketika berada ditempatku....
membayangkan pahit manis berlalu...
entah siapa yang tau....
mungkin kau juga merasakan sehingga tak kan tubuhmu kebal..
tiada pertimbangan......
keheningan malam membangunkan kepahitan jiwa..
andai kau jujur memahami tak kan kau menjauhi...
dan kisahku yg makin panjang menambahkan gurat yang makin banyak..
lantas ku pendam dan kuputuskan biarlah rahasia..
semakin aku hidup dalam cinta...
tiada kuasa yang mampu menghalangnya..
hentikan kata-kata bertualangkan dusta.....
pernahkah kau bermimpi seketika kau berada ditempatku….

Tak Ingin Lepas Mencinta Mu

Lihatlah langit diatas sana tertawa melihat tingkah kita..
selalu ada peristiwa yang membawa pertengkaran..
maksudku hanya ingin yang terbaik untuk kita berdua...
Baiknya aku... buruknya aku....
Terimalah aku apa adanya...
Seperti aku menerimamu apa adanya dirimu..
Pastikan kau dengan aku....
Jangan ada cinta yang lain...
Tak pernah terlintas niat untuk berpaling....
Maafkan aku bila belum kau bahagia…
Sejauh langit diatas sana... Kan kukejar bahagia mu…
Biar langit dan bumi meruntuh....
jasad kita tertimbun disana.... kita tetap bersama....
Tak ingin lepas mencintaimu..... membuatku jadi begini.


Wednesday, January 9, 2008

Mohon Doanya Ya....

Aku tidak tau mesti bahagia atau sedih hari ini. Baru2 aja bos manggil aku ngabarin katanya aku di mutasi ke marketing. Duh gimana ya secara pengetahuan marketingku bener2 nol (nol gede malah). Prospeknya sih lumayan tapi pressure'nya juga naudzubillah. Yang jelas akan makin kurang ketemuan sama internet di kantor, bakal jarang ngeblog lagi hiks. Tapi mau gimana lagi palu sudah di ketok sama yang berkuasa.

Aku minta dukungan kalian semua ya mudah2an apa yang aku jalanin sekarang membawa berkah buat hidupku dimasa sekarang dan yang akan datang. Mudah2an juga Tuhan selalu bersamaku dalam setiap langkah yang aku jalanin. Amin.

Monday, January 7, 2008

Sedih Vs Bahagia

Lelah.... itulah yang aku rasakan saat ini. Lelah dengan segala macam tetek bengek hidup yg tak henti-hentinya datang menggangguku. Selalu saja begini, disaat aku mulai menemukan arti kebahagiaan, satu persatu orang yang aku anggap sangat berpengaruh dalam coretan2 kisah perjalanan hidupku pergi meninggalkanku dalam ketidakpastian. Entahlah aku yang salah atau kisahnya memang harus seperti ini. Hidup ini adalah sebuah teka teki yang sangat komplit. Tak akan pernah bisa ditebak. Antara bahagiaku dan sedihku hanya sebuah omong kosong belaka, tak ada bedanya. bagaimana sih rasanya bahagia itu? hanya samar2 aku mengingatnya.

Hanya satu membran elastis yang membedakan antara kebahagiaan dan kesedihan. Orang hanya bahagia saat duka itu tiada dan berduka saat bahagia itu hilang. Tak ada bahagia maka tak ada susah, begitupun sebaliknya. Hukum alam yang muda di cerna. Andai aku bisa berada di ambang batas antara keduanya tak merasakan kebahagiaan tapi setidaknya tanpa kesedihan juga. Hidup tanpa rasa entahlah bagaimana jadinya.



Saturday, January 5, 2008

Kebodohan dan Perasaan

Terkadang terlalu sulit untuk aku mengerti
Mungkin bodohku membuat aku pintar
Mungkin diamku membuat aku larut dalam perasaan

Aku bodoh karena mencintaimu
Aku larut dalam perasaan karena aku amat sangat menyayangimu

Kamu tak suka orang bodoh
Kamu tak suka orang yang larut dalam perasaan

Jadi aku pikir
Aku lebih baik tetap berusaha untuk pintar
Aku lebih baik tetap berusaha tak larut dalam perasaan

Wednesday, January 2, 2008

Catatan Tanpa Makna

Tanpa terasa, kita sudah berada di awal tahun 2008. Seperti tahun-tahun yang terlewati, awal tahun selalu dianggap sebagai sebuah awal baru di mana rencana-rencana untuk satu tahun ke depan sudah disiapkan. Sayangnya, tak jarang, berbagai rencana manis yang disusun, hanya berujung pada sebuah catatan tanpa makna. Berbagai rencana kadang hanya tinggal rencana, sebab tak ada eksekusi yang menjalankannya. Padahal, sebagus apapun rencana yang dicanangkan, akan menjadi sia-sia belaka jika tak ada tindakan nyata.

B
erpikir dan bertindak, seharusnya itu yang saya lakukan tapi entahlah tahun 2008 ini malah saya mulai dengan hari2 yang membosankan, mulai dengan kejenuhan. Jenuh akan hidup, jenuh dengan segala hal2 yang tak pasti. Mimpi2 yang sama telah saya susun setahun yang lalu bahkan mungkin di waktu yang sama dengan hari ini, tapi pada kenyataannya tak ada realisasi nyata yang saya dapatkan, saya terlalu lelah dengan segala macam kepura2an. Entah itu sudah merupakan suratan takdir atau kamuflase hidup ahhh saya bosan untuk memikirkannya. Sudah terlalu penuh kepala ini dengan masalah2 yang tak terpecahkan, masalah2 yang mungkin tak masuk akal, yang mungkin buat orang lain hanyalah hal2 sepele.

Tapi namanya juga hidup mau tidak mau harus dijalani, yang kita perlukan sekarang hanya hati yang harus bekerja lebih keras, kaki yang harus berjalan lebih jauh, dan tangan yang harus berbuat lebih banyak. Mudah2an di tahun 2008 ini saya masih bisa survive seperti impian2ku.